Tenggelam di indah
matamu. Aku menangis
seperti tak percaya pada
gerimis yang kaugenggam di tanganmu
yang kauusapkan di
wajahku.
Tatap mataku terbunuh.
Kelopakkelopak seroja yang luruh
merias genangan telaga
dengan kerling airmata.
Memandang senyummu yang
ikhlas. Aku menangis
seribu merpati kepakkan
kedamaian di bibirmu
yang kaukecupkan di
dadaku.
Magma jantungku gemuruh.
Lava meleleh jatuh
menggoreskan nyala di
lengang mataku.
By:Putra Wuput

0 komentar:
Posting Komentar