Home » » KEMANAKAH ENGKAU AKAN PERGI

KEMANAKAH ENGKAU AKAN PERGI

Written By d on Rabu, 06 April 2016 | 13.15



Maaf ku hanya bisa memberikan saudara sarapan pagi sebelelum saudara melangkah pada siang hari dan sore hari untuk melanjutkan aktifitasmu semoga harapanku saudara menikmati sarapan pagi ini. 

Setiap orang yang terpendidik dan berpendidikan tidak dapat menyangkali bahwa tidak ada seorang pun yang tidak menempuh tahapan tahapan pendidikan tanpa pengecualian. Orang yang sedang berpendidikan harus memasuki dunia baru atau tingkatan baru sesuai dengan apa yang kita tekuni atau menurut kita cocok. Orang yang sedang berpendidikan harus menempuh beberapa tahapan tahapan pendidikan untuk memasuki ke dunia baru  atau ke tingkatan yang berikutnya harus melalui Proses.

Tahapan tahapan atau tingkatan tingkatan yang kita harus lewati adalah dari satu tingkatan ke tingkatan yang berikut, misalnya dari Taman Kanak Kanak (TK) masuk ke Sekolah Dasar (SD), dari SD masuk ke Sekolah Mengengah Pertama (SMP), dari SMP masuk ke Sekolah Mengengah Atas (SMA), dari SMA masuk ke Perguruan Tinggi (PT) dan dari PT masuk ke Dunia Kerja.

Proses pengalihan orang yang sedang berpendidikan dari satu tingkatan ke tingkatan yang berikutnya sangat membutuhkan keseriusan dan penuh kewaspadaan demi mengenangkan hati pikiran kita agar kita tidak terjebak oleh dampak dampak negatif tertentu.

Ada satu pengalaman yang telah dialami oleh teman saya MW orang Wamena yang saya tidak enggan sebut namanya, ketika dia selesai SMA St.Thomas Aquino di Wamena masuk ke Perguruan Tinggi Universitas Cendrawasih di program study Bahasa Inggris, setelah teman saya itu masuk, kami bertemu dikampus dan kuliah sama sama sampai kami masuk semester tiga dia pindah di program study Bimbingan Konseling (BK) karena di Bahasa Inggris dia tidak mampu menyesuaikan diri dengan teman teman lain dan tidak pernah mendengar suara hati pada saat dia masuk di PT Uncen.

Saudara saudara pengalaman yang dialami oleh teman saya MW ini dialami pula oleh semua yang orang yang terpendidik dang sedang berpendidikan di dunia dan hal sama seperti diatas ini juga dialami oleh beberapa orang Lembah Hijau Kamuu pun mengalami hal sama oleh karena itu, Orang Lembah Hijau Kamuu harus bertanya kepada senior dan harus bertanya kepada suara hati masing masing.

Menyadari hal tersebut diatas, maka dalam tulisan ini saya mengajikan ada beberapa hal untuk memberikan pencerahan kepada Siswa yang baru saja selesai di bangku study SMA. Hal hal yang saya akan uraikan adalah pertama apa dasar memilih Perguruan Tinggi, yang kedua bagaimana cara mengetahui keberadaan Perguruan Tinggi melalui pertanyaan pertanyaan dasar, yang ketiga apa yang menjadi  penyebab sehingga mahasiswa putus kuliah yang keempat bagaimana mengambil sebuah solusi.
     
1. Dasar Memilih Perguruan Tinggi
Setiap calon mahasiswa berhak memilih Perguruan Tinggi baik Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta yang berkisar di seluruh dunia karena setiap PTN atau PTS memberikan peluang kepada setiap calon mahasiswa yang ingin melanjutkan study di Perguruan Tinggi.

Setiap Perguruan Tinggi yang berkisar seluruh dunia didirikan dengan tujuan untuk menjadikan sebuah lembaga yang mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap untuk dipakai di dunia kerja kendatipun demikian tidak semua Perguruan Tinggi mempunyai kualitas.

Karena setiap Perguruan Tinggi  memberikan peluang kepada setiap calon mahasiswa maka berikut ini saya mencoba bagi dalam tiga bagian untuk memilih Terguruan Tinggi yaitu:
a.   Pribadi
Dalam tahapan pengalihan dari bangku study SMA ke Perguruan Tinggi ini selalu membuat calon mahasiswa menjadi bingun, mau kemana dia harus pergi? Jurusan apa yang dia harus memilih? Oleh karena itu sebaiknya calon mahasiswa harus bertanya kepada diri sendiri sesuai dengan:
F Kemampuan kita yang ada pada kita sendri
F Sesuai jurusan jurusan yang kita tekuni di bangku study SMA
F Suara hati dari pribadi sendiri
b.   Orang Tua
Kita harus mengakui bahwa orang tua kita, mereka yang akan biaya kita dalam proses study dari awal tingkatan maupun tingkatan yang terakhir maka penting juga mendengar kemauan orang tua dalam hal kuliah selanjutnya. Jika kemauan orang tua tidak sesuai dengan suara hati kita dan kemampuan kita maka sebaiknya harus sepakat bersama antara orang tua dengan calaon mahasiswa.
c.   Orang lain
Setiap calon mahasiswa didunia mempunyai kelemahan masing masing sehingga untuk melengkapi kelemahan kelemahan kita, kita harus membutuhkan orang lain. Dalam tahapan memasuki di Perguruan Tinggi tak dapat duga bahwa banyak orang yang biasa memberikan masukan masukan kepada calon mahasiswa namun demikian setiap calon mahasiswa tidak semua masukan ini menjadi keputusan tetapi tetapi keputusan untuk memilih jurusan selalu kembali kepada kita sendiri.  


2. Pertanyaan Pertanyaan Dasar Untuk Memilih Perguruan Tinggi Yang Cocok
Sesuai penjelasan pada dasar memilih Perguruan Tinggi maka poin ini saya hanya menjelaskan bagaimana cara mengetahui keberadaan kampus agar calon mahasiswa tidak mudah terjebak kedalam dampak dampak negative. Untuk melihat keberadaan kampus yang kita ingin pilih atau mau lanjut study sebaiknya calon mahasiswa harus Tanya kepada mahasiawa senior yang kuliah di Perguruan tinggi tersebut. Yang kita harus tannya misalnya apakah status PT terdaftar, disamakan, diakui atau terakreditasi? Apakah ada fasilitas belajar? Ada berapa dosen tetap dan ada berapa dosen terbang? Berapa biaya SPP? Apakah ada biaya lain? Dan ada pertanyaan pertanyaan lain yang bersifat mendasar.

3. Penyebab Penyebab Putus Kuliah
Ada beberapa penyebab yang membuat mahasiswa mejadi pikiran minder dan putus asa dalam pertengahan semester adalah:
F Masuk kuliah tidak mendengar suara hati
F Tidak tahu ukuran kemampuan sendiri
F Ikut keramaian
F Melihat PT yang paling canggih dari wajah gedung! Kualitasnya belum tentu?
F Melihat fasilitas yang lengkap! Kemampuan biaya kita?
F Tidak mengenal dampak lingkungan setetempat
F Tidak pernah Tanya mahasiswa atau senior.
F Dll

4. Solusi
Setiap Perguruan Tinggi memberikan peluang yang besar kepada setiap calon mahasiswa berhak untuk melanjutkan study di Perguruan Tinggi sesuai dengan kemampuan dan suara hati kita namun setiap calon mahasiswa juga jelih melihat dampak dampak negative sebelum kita memasuki dunia baru atau Perguruan Tinggi agar kita tidak putus asa dalam pertengahan semester.

Selamat Berjuang semoga saudara menjadi mahasisawa yang Handal dan diakui oleh banyak orang. Selamat Berjuang Sampai Kita Akan Berjumpa di Kampus.

By:Benediktus Goo
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar