Segala Sesuatu Yang ada di Bumi adalah
Nomor 2 karena Semua itu Hanya pelengkap Sandiwara yang Tuhan Ciptakan untuk
Kita Gunakan Selagi masih Berkelan Di Bumi ini. Yang Terpenting dalam Hidup
adalah Manusia dan Tanah.
Se-enaknya saja Minta Pemekaran Kampung,
Distrik, Kabupaten Maupun Provinsi Di Tanah Papua, Tetapi Ingat.... Apa Dampak
Ketika Daerah Tersebut di Mekarkan. Hal ini sudah nyata setelah Nabirei Mekarkan Dogiyai dan Paniai Mekarkan Deiyai. Kehidupan
Masyarakat yang sebelumnya Tahu Hanya Berkebun, ternak, Kini sudah Lupa.
Anak-anak Usia Sekolah pun Ikut Pengaruh Yang tidak menguntungkan diri dan
Keluarga. Tanah adat (Mee Noukai- ,Makii Noukai) pun Sudah dan Sedang Di Jual.
Brimob, Kopasus, Bin, dan Bahan-bahan yang menghabiskan keluarga Besar Mee
(Papua) terus Di datangkan Dari Luar Papua ke tempat yang sudah di Mekarkan
Tersebut. Penduduk Non setempat pun terus Bertambah hanya Untuk Memeras dan
Merampas Tanah Adat ini.
Para Pemimpin dan Pejabat yang Menjabat di
Meeuwodide, pada Umumnya Papua Ingat... "KESADARAN DIRI SEBAGAI KAUM
SEDANG YANG DI TINDAS SANGATLAH PENTING, WALAU ANDA BEKERJA DI LADANGNYA SANG
PENINDAS."
Orang-Orang Yang Minta Pemekaran adalah
Yudas (BIN) Bagi Daerah itu, karena Mereka-mereka itu yang Menyerahkan Manusia
Papua Dan Alam Papua Kepada Kaum Penindas.
STOP MINTA PEMEKARAN DI MEEUWODIDE, PADA
UMUMNYA PAPUA
By:Emaiyeida
Rudoo
0 komentar:
Posting Komentar