Home » » JERITAN MAMA ASLI PEDAGANG PAPUA

JERITAN MAMA ASLI PEDAGANG PAPUA

Written By d on Rabu, 06 April 2016 | 12.45



Ditengah bergulirnya Otonomi Khusus Di Papua
Triliunan kertas melayang layang di atas alam Papua
Betapa senangnya saudara yang berdasi ketika melihatnya
Untuk menikmati dan mengenangnya.

Kala uang itu mengarungi diudara ke seluruh pelosok Papua
Namun sangat disayangkan uang tak pernah jatuh di pelosok Papua
Tetapi jatuh di pundak saudara yang berdasi
Sialnya nasib mama pedagang Papua

Oh mama pedagang Papua………………….!
Diantara kota megapolitan
Diantara gedung yang bermega megahan
Tak terlihat seorang pejalan kaki
Tak terlihat pula pekerja kebun

Kendatipun demikian, engkau mengukir sejarah hidupmu dengan penuh onak dan duri
Keringat pun seiring dengan air matamu berderai membasahi wajah serta alam Papua
Kala hari hari engkau menada terik matahari di Trotoar emperan jalan Utama
Dimana engkau terlihat duduk beratapkan langit biru dan beralaskan sehelai karton

Aku merasa sedih ketika aku melihatmu:
Menghirup asap mobil
Menghirup debu tanah
Rintik rintik hujan membasahimu
Terik matahari mengenaimu

Tiada seorang berdasi yang datang menghampirimu
Yang bisa hanyalah sebuah kiriman permen gula gula relaxa dari gedung putih
Dengan catatan dalam kiriman Habis manis sepah dibuang
Biarlah alam Papua menyaksikan semuanya ini
Dimana saudara berdasi berdansa diatas tetesan air mata ibu

Kala itulah ku ingin bicara
Kala itulah ku ingin menarikan pena diatas kertas putih
Kala itulah ku ingin ungkapkan memoria Passionis
Kala itulah ku ingin ungkapkan sejarah Papua.  

By:Putra Wuput
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar